Sep 25, 2015

Tips membeli kolintang secara satuan

Selain pembeli kolintang secara per set untuk 5 pemain sampai 10 pemain ,banyak pembeli yang hanya membeli satuan antara 1 instrument sampai 3 instrument kolintang.
Dibawah ini beberapa tujuan mereka membeli satuan dan model instrument yang dibeli ,sebagai bahan pertimbangan bagi yang masih bingung memilih jenis instrument yang akan dibeli.

A.Instrument Melody

Melody Type KM-3500 atau sebutan Minahasanya INA ,

Type ini sudah memenuhi standar minimal range yaitu 3 1/2 oktaf (C3-F6) untuk orkestra marimba/xylophone ,sesuai dengan Britannica Encyclopedia

Umumnya pembeli memilih instrument ini untuk berkolaborasi dengan instrument musik lainnya,atau pemain melody kolintang yang ingin lebih sering melatih skill permainannya.

Melody Type Wangko Pro L(arge) , atau sebutan Minahasanya Wangko,

Type ini dinamakan juga melody Alto yang nadanya lebih rendah dari melody INA. Standar Nasional lomba kolintang untuk wangko adalah 3 oktaf(sesuai lokakarya Cisarua 2013) ,tapi kami buat menjadi 3 1/2 oktaf agar sekaligus memenuhi standar Internasional marimba/xylophone untuk orkestra ,dengan range (E2 - A5).
Kelebihan dari Type Wangko Pro L adalah susunan nadanya yang mirip dengan Grand staff dari notasi balok mulai dari spasi paling bawah hingga spasi paling atas.Kelebihan lain dari Type Wangko Pro L adalah kemudahan untuk menyambung nada,sehingga bisa dimodifikasi menjadi type KM-4800 ,dengan range hampir 5 oktaf (E2-C7) ,sudah setara dengan profesional marimba.Dengan range yang cukup lebar ,memungkinkan KM-4800 dimainkan oleh lebih dari satu pemain.
Type melody diatas banyak diminati oleh group marching band, sekolah sekolah musik luar negeri (atau sekolah Indonesia yang berorientasi internasional).

B. Instrument pengiring.

Pembeli yang memilih instrument ini mempunyai bermacam macam alasan:
Bagi kolektor alat musik (dari Korea ,Spanyol juga dari Indonesia) untuk simbolisasi memiliki alat musik tradisional dari Indonesia dan sengaja memilih model yang petinya tidak bersusun jenis Alto/Tenor/Cello supaya lebih berkesan ethnic.
Untuk pemain musik dari jawa barat memilih Alto karena susunannya mirip dengan Arumba 2 oktaf yang dapat difungsikan pula sebagai melody.
Untuk sebagian pemusik lainnya memilih tenor / cello untuk pengganti rithem karena mereka sudah memiliki instrument melody (suling,sasando dll).
Pembeli Bas kolintang umumnya untuk melengkapi nada rendah dari instrument lain yang tidak dapat mencapai nada-rendah seperti group angklung,group musik tiup dan juga group alat musik akustik bersenar (dawai) menggantikan Doubel Bas gitar.


C. Instrument Pesanan khusus


Selain instrument kolintang standar , ada pemesan kolintang untuk anak anak atau group perkusi dengan tangga nada natural,juga pemesan dengan nada nada pentatonis menggantikan gambang,atau kelintang jambi,ada juga yang memesan kolintang tanpa finishing kotak resonatornya, karena akan diukir sendiri ,finish batik atau di finish air brush.Akhir akhir ini banyak pertanyaan dari orang yang akan membeli kolintang untuk dibuat eksperimen,semacam kolintang yang mengeluarkan suara-suara Midi drum atau suara yang bukan kolintang.
Jaman berubah sangat pesat ,sehingga yang tradisionilpun ikut berevolusi.
By : @kolintang

Sep 4, 2015

Perkusi bernada (marimba,xylophone,Vibraphone,KOLINTANG)

Link ini https://www.youtube.com/watch?v=FSDTQXK9jds adalah video pemain perkusi bernada memainkan lagu klasik yang temponya  cepat, The flight of the bumble bee (arr by Rachmaninoff).
Lagu tersebut juga dapat dimainkan oleh instrument kolintang,kami sudah pernah mencobanya meskipun belum lancar.
Perkusi bernada juga sering dimainkan dalam group musik jazz.
Kami pernah pameran instrument kolintang pada stand Kementrian Perdagangan di acara Java Jazz dan melihat pemain dari luar negeri mendemontrasikan kepiawaian bermain Jazz pada alat musik kolintang.
Kenapa  di Indonesia belum muncul pemain perkusi bernada  yang handal dan terkenal sekelas Indra Lesmana (pada piano) , Gilang Ramadhan (drummer),atau Dewa Budjana (gitaris) ?
Ada beberapa alasan sebagai berikut:
1)Masih jarang yang memiliki perkusi bernada (Marimba,xylophone,kolintang) secara perorangan ,umumnya alat musik diatas dimiliki oleh kelompok Marching Band,universitas jurusan musik, atau kelompok kelompok organisasi tertentu.
Mengenai kepemilikan alat memang perlu karena kalau kita tidak melatih  penjarian pada piano/gitar atau rudiment pada  perkusi maka kita tidak dapat bermain dengan lancar dan kemampuan musik kita tidak berkembang.
Bisa membayangkan apa jadinya kalau Indra,Gilang atau Dewa Budjana tidak memiliki instrument musik?
2)Tidak diajarkan di kursus kursus musik seperti halnya : Piano,Organ,Gitar ,yang mempunyai tingkatan tingkatan (grade)keahliannya, dari pemula sampai ke tingkat mahir.
Di Indonesia sebetulnya ada pengajaran perkusi bernada dimana muridnya di test secara perorangan untuk dapat lulus
, seperti di beberapa sekolah internasional yang saya lihat tetapi masih pada pelajaran dasar.(sebagai contoh di sekolah internasional Pelita harapan Karawaci)
Berbeda dengan diluar negeri 'perkusi bernada' ada level (grade)nya bahkan diajarkan secara spesifik sampai ke tingkat universitas,sehingga merekapun rajin berlatih dirumah.
Kalau kita ketik kata kunci 'marimba practice' maka akan keluar alat musik marimba yang tanpa kotak resonator,itu cuman dummy hampir tidak berbunyi dan harganya tiga kali lipat harga kolintang melody
.Mereka yang tahu harga dan kwalitas lebih suka membeli kolintang melody dari Indonesia yang murah dan pasti berbunyi nyaring.

3)Kendala orang Indonesia pada umumnya dalam membaca notasi balok karena terbiasa menggunakan notasi angka ,padahal dengan mempelajari buku-buku teknik permainan Marimba/xylophone yang umumnya bernotasi balok dapat meningkatkan permainan sampai ke tingkat ahli.
Kendala membaca notasi balok sebetulnya dapat diatasi karena hanya masalah kebiasaan saja ,karena sebetulnya notasi balok semudah notasi angka.
Bagi yang berminat 'langsung bisa'
menulis dan membaca not balok dan lancar ,silakan klik link ini http://blog.kolintang.co.id/2015/09/menulis-notasi-balok-dengan-cepat.html ,dijamin selesai membaca dan memahami artikel pendeknya langsung bisa menulis notasi balok serta  lancar membaca dalam hitungan hari. 
Di jaman  informasi mudah didapat via internet, teknik permainan dapat dipelajari dari video lewat youtube dan seiring dengan trend musik kolintang yang predikatnya  ganda yaitu alat musik tradisional merangkap  alat musik populer (modern),diprediksikan akan bermunculan musisi handal dan terkenal dengan instrument perkusi bernada.
Kursus kursus musik yang jeli melihat peluang ini, 'pasti' tidak lama lagi akan mengajarkan kolintang dalam materi kursusnya.
Sekarang juga sudah marak lomba lomba group kolintang di berbagai daerah ,dan karena dunia sudah terhubung online nantinya akan meniru
luar negeri yaitu lomba solo performance marimba /xylophone/vibraphone  tetapi menggunakan alat musik kolintang.


  

Jul 13, 2015

Melody Kolintang

Melody kolintang adalah alat musik kolintang yang biasanya dipakai dalam group musik kolintang untuk memainkan  lagu  , bisa juga difungsikan untuk mengiringi (comping) atau fungsi lainnya.
Berdasarkan susunan nadanya melody  kolintang ada 3 jenis  yaitu :  Ina (melody standar) , Wangko (melody Alto bernada rendah) dan Taweng (melody sopranino bernada tinggi).

Jun 17, 2015

SORTIR

Waktu saya  masih duduk disekolah dasar  kata asing yang sering saya dengar adalah sortir.Kata tersebut sering di ucapkan Petrus Kaseke om saya  pada saat menghadapi supplier kayu kolintang diselingi dengan sedikit kata bahasa jawa kromo yang dikuasainya seperti kepripun,sampun dan sedikit kata lainnya.
Saya sering mendengar kata sortir karena tempat bermain favorit saya dihalaman belakang rumah yang cukup luas tempat menyimpan kayu kayu sebagai bahan baku kolintang.

Mar 8, 2015

Nelwan Katuuk

 Nelwan Arthur Dendeng Katuuk

Sebelum abad ke XIII , alat musik perkusi dengan bilah bambu bernada trinodis yang disebut Tetentengan dan alat musik bilah kayu bernada pentatonis yang disebut Tentengkoren (Pamengkelan) telah dipakai sebagai alat musik upacara pertanian , pembukaan hutan dan pendirian rumah panggung.

Pada tahun 1850-an ,Zending Protestan melarang permainan musik kolintang karena dianggap sebagai pemujaan berhala.
Sejak saat itu kolintang gong tidak dimainkan lagi pada berbagai pesta,upacara adat sehingga kolintang gong berangsur-angsur menghilang , sedangkan alat musik perkusi  kayu (Tentengkoren) tetap bertahan tetapi terbatas dimainkan sebagai musik hiburan pelepas lelah bagi pekerja dan petani di kebun (kobong).

Alat perkusi kayu bernada diatonik pertama kali dibuat pada tahun 1939 di Tonsea , oleh Nelwan Katuuk seorang seniman buta yang dibantu William Punuh.Bilah kayu tersebut hanya diletakkan di atas kotak resonator tanpa ikatan , sehingga ketika dimainkan bilah-bilah kayu tersebut sering bergerak.Kotak resonator dipakai sebagai media menyimpan bilah bilah kayu.
Nelwan Katuuk menamakan alat musik perkusi kayu ini sebagai kolintang,nama yang secara tradisional diperuntukkan khusus bagi alat perkusi logam (gong).Sejak saat itu istilah kolintang lebih populer sebagai nama alat musik perkusi kayu dari pada tentengkoren.
Sedangkan istilah kolintang untuk kolintang logam (gong) mulai pudar bersamaan dengan  menghilangnya kolintang gong dari bumi Minahasa.(diambil dari buku Ansambel musik kolintang kayu Minahasa goes to Unesco).

Sebagai catatan tambahan , semasa Petrus Kaseke kecil,setiap ada pengumuman untuk mengumpulkan masyarakat ke alun-alun ,dipukul bertalu-talu gong logam dan gong tersebut memang disebut kolintang.

-MS-

Mallet ( Pemukul)

Mallet (stik) adalah pemukul  yang digunakan untuk memukul instrument musik jenis perkusi. Alat  pemukul ini dalam berbagai variasi bentuk  digunakan untuk memukul drum ,marimba, gambang, glockenspiel, metalofon, jegog , vibraphone dan instrument instrument perkusi lainnya.

Kalisarmonia Craft