Jun 9, 2009

Melanglang buana bermodal “tiga jurus”.

C….A minor……D minor…ke G….kembali ke C lagi……..,
C A minor D minor ke G ke C lagi. A minor D minor ke G ke C lagi. A minor D minor ke G ke C lagi.

Lirik di atas adalah cuplikan dari lagu kuburan band yang sedang populer tahun 2009.

Untuk jaman sekarang kunci(chord) di atas relative mudah dimainkan,tidak terlalu kompleks dibandingkan dengan chord chord jazz yang ada diminished,sustained,chord ke13 dan sebagainya.

Pada awal awal opa Petrus mengadakan pentas kolintang ,chord chord yang di kuasai nya hanya chords dasar ( C=135 , F= 461 , G=572).

Salah satu personil group kolintang yang bernama Paul( mantan mahasiswa Elektro Satyawacana) rupanya gerah dengan kondisi seperti ini.

Dengan rajin Paul meminjamkan kaset kaset Jazz ke opa Petrus,rupanya diam diam Paul mengharapkan agar permainan chords opa menjadi lebih kaya,tidak terlau monotoon.

Opa Petrus mengatakan kepada Paul ,kalau dia tidak dapat menikmati nada nada disharmonis yang berjalan jalan naik turun naik turun(Walking bass).

Paul membujuk bujuk,supaya setiap hari mendengarkan lagu jazz supaya lama kelamaan familiar dan dapat menikmatinya.
Tapi komentar opa Petrus dengan logat menado jawa ,” lha piye,wong lagu ndak enak,masa disuruh ndengerin setiap hari…?”

Baru akhir akhir ini ,seiring dengan perkembangan jaman,dimana lagu lagu yang kaya dengan chord diperdengarkan setiap hari lewat media televisi,radio,dan kaset di segala tempat,sehingga telinga opa sudah mulai familiar dengan nada nada disharmonis yang bisa dinikmati.
Permainan kolintangnya pun akhir akhir ini sudah diperkaya dengan tambahan. chord chord yang selain 3 jurus dasar, seperti minor atau dominant septim.

Terakhir waktu kami kesalatiga,opa Petrus sempat terheran heran sendiri dengan kejadian masa lalu,”kok ,bisa yah?....keliling dunia pentas kolintang hanya dengan bermodal tiga jurus.

Sebenarnya kalau didengarkan kembali rekaman lama permainan kolintang opa Petrus,meskipun sedikit variasi chord tetapi dengan kehalusan teknik memukul,kecepatan tangan, tremolo dengan kelenturan satu tangan,serta paduan suara yang seimbang dari ketiga pemukul yang dibunyikan masih belum dapat ditandingi oleh pemain pemain kolintang lainnya,apalagi pada waktu opa Petrus memainkan lagu mars “bambu runcing”.

By: MM







No comments:

Post a Comment

Nusantara bermazmur